Makanan khas jepara yang terkenal enak salah satunya merupakan sayur betik. Selain terkenal akan kulinernya jepara juga terkenal keindahan tempatnya.

Wisata yang paling diburu di jepara merupakan pulau karimunjawa, makanan khas Jepara juga turut menjadi buruan para wisatawan.

Jenis makanan amat variatif, mulai dari makanan ringan hingga makanan pengganti nasi.

Sebelum berwisata ke Pulau karimunjawa, memang sebaiknya mencari referensi terlebih dahulu perihal kuliner khas Jepara yang paling enak.

Makanan khas Jepara

[powerkit_toc title=”Daftar isi” depth=”2″ min_count=”4″ min_characters=”1000″]

Sayur Betik

Opor Panggang

Pindang Serani

Sop Udang Jepara

Soto Jepara

Horog-Horog

Kuliner ini merupakan salah satu makanan pengganti nasi khas Jepara. Olahan tersebut juga menjadi makanan sehari-hari yang favorit bagi masyarakat setempat. Namun meskipun dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi, horog-horog juga dapat dijadikan camilan yang yang mengenyangkan.

Horog-horog merupakan olahan dari pohon aren. Ciri khas dari olahan ini mempunyai tekstur luar kasar. Tetapi selagi dimakan, horog-horog terasa lembut dan halus.

Lihat juga makanan khas wonosobo

Cara menikmati horog-horog, dapat dimakan sebagai makanan ringan biasa. Bakal cara penyajian horog-horog sebagai makanan pokok pengganti nasi dapat dimakan bersama berbagai macam lauk. Biasanya masyarakat setempat menyajikan horog-horog bersama dengan pecel, sate, gulai dan lain-lain.

Olahan satu ini merupakan kuliner khas Jepara yang wajib diburu. Selain rasanya enak, makanan tersebut tidak akan pernah dijumpai di daerah selain Jepara.

Bontosan

Sekilas makanan ini nampak seperti lontong. Sebab dikemas menggunakan daun pisang dengan cara digulung. Walaupun dikemas seperti lontong, warna dan tekstur bontosan berbeda jauh dengan lontong.

Bontosan merupakan olahan makanan yang terbuat dari bahan baku kerupuk ikan kerapu. Kerupuk yang digunakan merupakan kerupuk mentah atau kerupuk basah. Selain kerupuk, bahan lain yang digunakan merupakan tepung beras.

Cara pengolahan dari bontosan cukup mudah. Pertama-tama, kerupuk dihaluskan terlebih dahulu, berlanjut dicampur dengan tepung beras dan diberi sedikit air. Adonan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dengan cara seperti membungkus lontong, kemudian dikukus.

Cara menikmati bontosan, dapat dimakan begitu saja seperti camilan. Dapat juga dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi. Bakal makanan pendampingnya sambal dan kerupuk.

Bongko Mento

Makanan khas Jepara ini merupakan sejenis kue tradisional. Masyarakat setempat biasanya menyajikan bongko mento dalam acara arisan, syukuran dan lain – lain. Tekstur dari makanan ini amat lembut.

Bahan – bahan yang digunakan dalam pengolahan bongko mento amat beragam. Bahan tersebut meliputi tepung terigu, bihun, jamur kuping, dada ayam fillet, telur, santan dan rempah – rempah. Semua bahan dicampur secara merata, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

Rondo Royal / Monyos

Rondo royal merupakan olahan makanan ringan khas Jepara. Olahan makanan ini sebenarnya amat populer, namun agak seperti diabaikan.

Padahal bukan hanya di daerah Jepara, di daerah lain juga sering membuat makanan ini. Sayangnya rondo royal hanya dijual di Jepara, terutama di angkringan. Sedangkan di daerah lain hanya dijadikan sebagai makanan rumahan dan tidak dijual di tempat umum.

Rondo royal sendiri merupakan jenis olahan tape singkong yang digoreng. Cara pengolahannya, tape singkong dicampur dengan tepung beras dan diberi air secukupnya. Kemudian adonan tape singkong digoreng.

Lontong Krubyuk

Kuliner ini merupakan salah satu dari bentuk penyajian lontong yang hanya dijumpai di daerah Jepara.

Lihat juga makanan khas blitar

Lontong disajikan bersama kuah bakso dan daging ayam semur yang pernah disuwir. Biasanya dimakan bersama dengan kerupuk.

Itulah referensi dari makanan khas Jepara yang enak dan hanya dijumpai di daerah Jepara.

Tags: makanan yang enak, Makanan khas jepara, kuliner jepara, Bontosan, kuliner khas jepara, kuliner makanan yang enak, makanan horog horog, makanan nendang di jepara Tags: Last modified: 1 October 2020

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment