Resep Sabun Deterjen Cair Kental Sederhana Buatan Sendiri Usaha Rumahan dengan Modal Kecil. Sabun deterjen terdiri dari deterjen bubuk (powder) dan deterjen cair yang gunanya sama-sama bakal mencuci di rumah maupun bakal laundry. Mencuci pakaian dengan detergen sanggup bakal mencuci manual tradisional maupun pakai mesin cuci modern.

Foto Resep Sabun Deterjen Cair Kental Sederhana Buatan Sendiri Usaha Rumahan dengan Modal Kecil
Gambar Sabun Deterjen Cair Laundry Kental

Menurut situs Wikipedia. Detergen/deterjen/detergent yakni campuran berbagai bahan, yang digunakan bakal membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Dibanding dengan sabun biasa, detergen mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air.

Baca Juga :

Komposisi detergen pada umumnya, detergen mengandung bahan-bahan berikut :

Surfaktan. Surfaktan (surface active agent) merupakan zat aktif permukaan yang mempunyai ujung berbeda ialah hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak). Bahan aktif ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. Secara garis besar, terdapat empat kategori surfaktan.

ialah :

a. Anionik:

-Alkyl Benzene Sulfonate (ABS)

-Linier Alkyl Benzene Sulfonate (LAS)

-Alpha Olein Sulfonate (AOS)

b. Kationik: Garam Ammonium

c. Non ionik: Nonyl phenol polyethoxyle

d. Amphoterik: Acyl Ethylenediamines

Builder. Builder (pembentuk) berfungsi meningkatkan efisiensi pencuci dari surfaktan dengan cara menon-aktifkan mineral penyebab kesadahan air.

a. Fosfat: Sodium Tri Poly Phosphate (STPP)

b. Asetat:

– Nitril Tri Acetate (NTA)

– Ethylene Diamine Tetra Acetate (EDTA)

c. Silikat: Zeolit

d. Sitrat: Asam Sitrat

Filler. Filler (pengisi) yakni bahan tambahan detergen yang tidak mempunyai kemampuan meningkatkan daya cuci, tetapi menambah kuantitas. Contoh Sodium sulfat.

Aditif. Aditif yakni bahan suplemen / tambahan bakal membuat produk lebih menarik, misalnya pewangi, pelarut, pemutih, pewarna, dst, tidak berhubungan langsung dengan daya cuci detergen. Additives ditambahkan lebih bakal maksud komersialisasi produk. Contoh: Enzim, Boraks, Sodium klorida, Carboxy Methyl Cellulose (CMC).

Inilah tutorial langkah-langkah membuat sabun deterjen dengan texapon atau sanggup dengan mes. Sabun detergen cair lebih mudah dibuat dibandingkan sabun deterjen bubuk (powder) karena menggunakan mesin khusus sebaliknya, Anda sanggup membuat deterjen cair dari deterjen bubuk. Apabila Anda tertarik bakal membuat deterjen cair laundry sendiri dengan kualitas super, cobalah resep dan komposisi di bawah ini. Berikut kumpulan rahasia aneka kreasi dan variasi olahan resepi sabun detergent cair yang lembut di tangan dan harum serta wangi di pakaian lebih tahan lama lengkap dengan tutorial proses cara bikin sendiri di rumah ala rumahan DIY (Homemade) step by step anti gagal yang simple, mudah dan praktis ekonomis bakal pakai sendiri maupun bakal jualan ide usaha bisnis deterjen kiloan/literan dalam jerigen, botol plastik, bahkan sachet bakal keperluan rumahan maupun bakal keperluan laundry yang lebih aman dan hemat biaya serta ramah lingkungan dan anti bakteri/antivirus terbaru.

RESEP DETERGENT CAIR

BAHAN :

  • 1 kg texapon
  • 1 kg sodium sulfat
  • 200 gram soda ash
  • 20 gram EDTA
  • 1 kg NaCl
  • 50 gram citrun
  • 100 ml foam Booster
  • 20 ml pewangi
  • Pewarna secukupnya
  • 10 liter Air

CARA MEMBUAT DETERGENT CAIR UNTUK MESIN CUCI :

  1. Campur texapon dan sodium sulfat aduk hingga merata (warna menjadi putih)
  2. Tuangkan air sedikit demi sedikit, perlahan sambil diaduk-aduk,
  3. Sesudah air tertuang semua kemudian adonan akan mencadi cair, kentalkan dengan menaburi 1 kg NaCl, aduk-aduk hingga kembali mengental.
  4. Campurkan sodah ash, EDTA, Citrun, Foam boaster, pewangi dan pewarna , aduk hingga rata.
  5. Diamkan sepanjang satu malam 6-8 jam.
  6. Sabun deterjen siap digunakan atau dikemas dalam jerigen kiloan/literan, botol plastik seperti merk Rinso, So Klin, Attack, dan kemasan sachet.
0